Perasaan yang terasa melengkapi pencapaian cita hidup, perasaan lelah akan sesuatu tapi merasa harus melakukannya demi suatu yg merupakan tujuan hidup, perasaan yang tidak tercapai akan sesuatu yg seringkali diraih tapi belum ada ujung ceritanya..
La illa ha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zollimin, Ya Allah hanya kapadaMu lah aku bertakwa, aku termasuk orang orang yang zolim..perkataan yg seringkali terucap saat merasa lika liku skenario ini melelahkan mata hati, mata jiwa dan mata batin..mata yang harus dilatih untuk lebih peka akan fenomena Allah..akan rencanaNya mengirimkan aku disini dengan segala lika liku nya dari segala penjuru dan cakrawala..
Menggumulnya perasaan yang berliku ini terkadang membuat bertanya apakah yang harus kulakukan untuk melengkapi kekosongan rasa, kelengkapan tujuan hidup, kelelahan jiwa..Tiap sepertiga malam kuberdoa akan kelengkapan rasa, kekurangan tujuan hidup dan kepenuhan jiwa agar kubisa lebih bersamaNya lagi..agar kubisa lebih bersyukur untuk kelengkapan rasa, berdoa untuk wujudnya tujuan hidup dan sujud syukur akan penuhnya jiwa..
Kembali lagi disini hanya bisa menjadi sesuatu yang kecil di dunia raksasa yang luas dan merasakan lika liku dan terus mencari ujungnya dan berharap berdoa dan ikhlas bahwa itulah jawabannya dan itulah yang akan membahagiakan hidupku.. Hanya itu posisiku sekarang bukan sebagai playmaker, centre atau pun point guard tapi sebagai penonton yg berharap pertandingan lika liku ini akan berakhir bahagia dengan doorprize yang menarik untuk dibawa pulang...
La illa ha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zollimin, Ya Allah hanya kapadaMu lah aku bertakwa, aku termasuk orang orang yang zolim..perkataan yg seringkali terucap saat merasa lika liku skenario ini melelahkan mata hati, mata jiwa dan mata batin..mata yang harus dilatih untuk lebih peka akan fenomena Allah..akan rencanaNya mengirimkan aku disini dengan segala lika liku nya dari segala penjuru dan cakrawala..
Menggumulnya perasaan yang berliku ini terkadang membuat bertanya apakah yang harus kulakukan untuk melengkapi kekosongan rasa, kelengkapan tujuan hidup, kelelahan jiwa..Tiap sepertiga malam kuberdoa akan kelengkapan rasa, kekurangan tujuan hidup dan kepenuhan jiwa agar kubisa lebih bersamaNya lagi..agar kubisa lebih bersyukur untuk kelengkapan rasa, berdoa untuk wujudnya tujuan hidup dan sujud syukur akan penuhnya jiwa..
Kembali lagi disini hanya bisa menjadi sesuatu yang kecil di dunia raksasa yang luas dan merasakan lika liku dan terus mencari ujungnya dan berharap berdoa dan ikhlas bahwa itulah jawabannya dan itulah yang akan membahagiakan hidupku.. Hanya itu posisiku sekarang bukan sebagai playmaker, centre atau pun point guard tapi sebagai penonton yg berharap pertandingan lika liku ini akan berakhir bahagia dengan doorprize yang menarik untuk dibawa pulang...
Firman Allah SWT: “(Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan “Kami telah beriman” padahal mereka belum lagi diuji?” “Apakah kalian mengira akan dapat masuk Syurga padahal belum lagi terbukti bagi Allah orang-orang yg berjuang diantara kalian begitupun orang-orang yg tabah?)".
BalasHapus